cerita ikan mas dan nelayan
PemerintahKota Dumai, Riau, kini tengah berupaya meningkatkan produksi ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, melalui sistem ekstensifikasi atau perluasan ANTARA News riau artikel
CeritaIni Adalah Cerita Rakyat Yang Mengandung Makna Yang Saya BagusSemoga Bermanfaat dan Jangan Lupa Ya Subscribe and Like
kuncijawaban Buku Tematik tema 8 kelas 4 SD halaman 143 144 145 146 147 150 Subtema 3 Pembelajaran 3. Mengapa cerita 'Nelayan dan Ikan Mas'
3Tokoh dalam Cerita 'Nelayan dan Ikan Mas', Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 SD dan MI Halaman 143. Lilis Indahsari - 20 April 2022, 10:40 WIB Seperti dilansir alumnus Universitas Jember Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Adi Wildan Alamsyah, S.Pd. 2. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita
Warnakawat yang kuning keemasan menarik perhatian sang nelayan. Ia menarik ujung kawat itu dan memperhatikannya dengan seksama. Sang nelayan yakin kalau kawat itu adalah emas. Sekali lagi sang nelayan mengamati ujung kawat itu dengan tangan gemetar. Ia tak mampu menahan gejolak perasaannya yang sangat senang.
Danke Dass Wir Dich Kennenlernen Durften. 1. Mengapa cerita Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi?2. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’?3. Bagaimanakah sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’?4. Hikmah apa yang bisa kamu petik dari cerita Nelayan dan Ikan Mas’?5. Sikap apakah yang harus kita hindari agar kita bisa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa?1. Tokoh utama2. Tokoh Tambahan pembantu1. Tokoh Protagonis2. Tokoh AntagonisApa sebenarnya karakteristik itu? Apa saja jenis karakteristik masyarakat Indonesia?Bagaimanakah cara kita menghadapi karakteriksikmasyarakat Indonesia? Dalam sebuah kisah diceritakan ada sepasang suami istri yang sudah tua dan hidup sederhana, sebut saja kakek dan nenek. Mereka tinggal di gubuk reot di tepi pantai. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, kakek bekerja sebagai nelayan. Nenek di rumah mengerjakan pekerjaan rumah. Seperti hari-hari biasa, pagi itu kakek pergi ke laut mencari ikan. Kakek mencari ikan menggunakan jala. Hampir seharian kakek menjala, tetapi kakek belum juga mendapat ikan. Hingga akhirnya, jala kakek bergerak kencang. Kakek segera mengangkat jalanya. Ternyata kakek mendapat seekor ikan mas kecil. Alangkah terkejutnya kakek saat memegang ikan mas terdengar suara layaknya manusia. Suara itu berasal dari mulut ikan mas. Ternyata ikan mas hasil tangkapan kakek bisa berbicara. Ikan mas minta tolong kepada kakek untuk dilepas kembali ke laut. Sebagai imbalannya, ikan mas akan memenuhi segala permintaan kakek. Akibat rasa kaget, tanpa berpikir panjang kakek langsung melepas ikan mas kembali ke laut tanpa mengajukan permintaan apa pun. Kakek pulang dengan tangan hampa karena seharian kakek tidak mendapatkan ikan. Tak pelak nenek yang sudah menunggu lama di rumah marah. Nenek bingung karena tidak ada yang bisa dimakan hari itu. Untuk menenangkan hati istrinya, kakek menceritakan pertemuannya dengan ikan mas ajaib yang bisa berbicara layaknya manusia dan berjanji mau memenuhi segala permintaannya. Mendengar cerita kakek, nenek tambah marah karena kakek tidak meminta apa pun dari ikan mas. Padahal hidup mereka serba kekurangan, bak cucian lapuk, dan tinggal di gubuk reot. Nenek menyuruh kakek kembali ke laut dan mengajukan permintaan kepada ikan mas. Nenek menginginkan bak cucian yang baru. Akhirnya, kakek kembali ke laut dan meminta bak cucian baru kepada ikan mas. Sungguh ajaib, dalam waktu sekejap sudah ada bak cucian baru di depan rumah. Keajaiban itu, ternyata tidak membuat nenek bersyukur. Sebaliknya, nenek semakin serakah. Nenek menyuruh kakek kembali ke laut untuk mengubah gubuk reotnya menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya. Kakek pun menuruti keinginan nenek. Kembalilah kakek ke laut menemui ikan mas dan menyampaikan keinginan istrinya. Lagilagi terjadi keajaiban, sepulang dari laut rumah kakek sudah berubah menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya. Sang nenek masih saja tidak puas dengan rumah barunya. Banyak permintaan yang nenek ajukan. Mulai dari istana, menjadi penguasa provinsi atau gubernur, dan menjadi ratu. Semua sudah kakek sampaikan kepada ikan mas dan terkabulkan. Dasar manusia serakah, ia ingin meminta lebih. Akhirnya, nenek menyuruh kakek minta kepada ikan mas agar nenek menjadi dewi laut dan ikan mas menjadi pelayannya. Mendengar permintaan tersebut, ikan mas tidak menjawab apa pun dan langsung kembali berenang ke laut. Ketika kakek pulang ke rumahnya, ia tidak melihat lagi istana dan pelayan-pelayan istrinya. Kakek hanya melihat gubuk reot dengan beberapa kayu lapuknya. Sementara nenek tampak duduk melamun memandangi bak cucian yang lapuk seperti sedia kala. Penyesalan atas keserakahan nenek pun tiada guna. Sumber Buku Siswa Kelas 4 SD/MI Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut! 1. Mengapa cerita Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi? Jawaban Karena cerita fiksi adalah cerita yang tidak nyata yang hanya digunakan pada cerita dongeng. 2. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’? Jawaban Si kakek nelayan, Si nenek, Ikan Mas Ajaib, dan Sang Ratu. 3. Bagaimanakah sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’? Jawaban Sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’ adalah – Kakek penurut. Sifat Kakek yang penurut dibuktikan dengan Kakek yang menuruti segala kemauan Nenek. Ketika Nenek meminta sesuatu, Kakek langsung menyampaikannnya pada Sang Ikan Mas. – Nenek serakah. Sifat Nenek yang serakah dibuktikan dengan ketidakpuasannya akan segala hal yang ia terima dan selalu merasa kekurangan. 4. Hikmah apa yang bisa kamu petik dari cerita Nelayan dan Ikan Mas’? Jawaban Hikmah yang dapat diambil dari cerita ” Nelayan dan Ikan Mas” adalah – Kita hendaknya jangan serakah dan tidak melupakan masa lalu. – Kita harus berani mengambil sikap menegakkan kebenaran. 5. Sikap apakah yang harus kita hindari agar kita bisa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa? Jawaban Agar kita bisa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa kita harus menghindari sikap congkak, sombong, berbohong, dan tidak patuh pada orangtua. Berdasarkan cerita Nelayan dan Ikan Mas’, kamu dapat memahami adanya tokoh dan peran tokoh. Dalam cerita fiksi, tokoh memegang peranan penting. Tokoh akan membuat suatu cerita lebih hidup dan menarik seolah-olah terjadi di alam nyata. Tokoh adalah orang yang menggambarkan suatu peristiwa dalam sebuah cerita yang diperankan. Para tokoh dalam cerita memiliki peranan masingmasing yang berbeda satu tokoh dengan tokoh lainnya. Mari kita mengingat kembali mengenai tokoh dalam cerita fiksi. Pada dasarnya, tokoh dibedakan menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan pembantu. Pada pembelajaran-pembelajaran sebelumnya kamu sudah mengenal berbagai tokoh dalam cerita. Mari, kita mengingat kembali. 1. Tokoh utama Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh utama paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai dalam novel-novel tertentu, tokoh utama senantiasa hadir dalam setiap kejadian dan dapat ditemui dalam tiap halaman novel yang bersangkutan. 2. Tokoh Tambahan pembantu Tokoh tambahan pembantu adalah tokoh yang memiliki peranan tidak penting diskusidalam cerita. Kehadiran tokoh pembantu sekadar menunjang tokoh utama. mu pada Tokoh juga dapat dibedakan berdasarkan peran tokoh dalam sebuah cerita yaitu tokoh protagonis dan antagonis. Mengapa dikatakan tokoh protagonis dan antagonis? 1. Tokoh Protagonis Tokoh protagonis adalah tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca. Protagonis adalah pelaku yang memiliki watak yang baik sehingga disenangi pembaca. 2. Tokoh Antagonis Tokoh antagonis adalah tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya tidak sesuai yang didambakan pembaca. Tokoh antagonis ini menjadi penyebab timbulnya konflik dan ketegangan yang dialami oleh tokoh protagonis. Antagonis adalah pelaku yang tidak disenangi pembaca yang tidak sesuai dengan isi cerita yang didambakan oleh pembaca. Ayo Berdiskusi Berdasarkan penjelasan tentang tokoh dan jenisnya, diskusikan bersama dua orang temanmu tentang tokoh utama dan tokoh pembantu dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’. Selanjutnya berdasarkan peranannya, tuliskan tokoh protagonis dan tokoh antagonis dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’. Tulislah hasil diskusi mu pada kotak berikut. Jawaban – Tokoh utama Sang Nelayan dan Ikan Mas. – Tokoh pembantu selain tokoh utama, seperti isteri Nelayan. – Tokoh Protagonis Ikan Mas – Tokoh Antagonis Nelayan dan Anak. Peran tokoh dalam cerita sebenarnya menggambarkan peran manusia dalam kehidupan nyata. Dalam kehidupan nyata manusia mempunyai karakter berbeda-beda. Ada yang berkarakter baik dan ada yang berkarakter tidak baik. Ada yang menyenangkan dan ada tidak menyenangkan. Semua itu merupakan keragaman karakteristik individu. Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat plural atau majemuk. Artinya, masyarakat Indonesia terdiri atas beragam karakteristik yang berbeda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain. Apa sebenarnya karakteristik itu? Apa saja jenis karakteristik masyarakat Indonesia? Karakteristik adalah karakter dan gaya hidup seseorang serta nilainilai yang berkembang secara teratur sehingga tingkah laku menjadi lebih konsisten dan mudah diperhatikan. Karakteristik juga berarti ciri atau karakter secara alamiah yang melekat pada diri seseorang. Jadi, karakteristik individu adalah ciri atau karakter yang melekat pada diri individu. Karakteristik individu dalam masyarakat Indonesia beragam jenisnya di antaranya fisik, jenis kegemaran, pekerjaan, ras, suku, pengetahuan, serta agama atau kepercayaan. Keragaman karakteristik masyarakat Indonesia bukan penghambat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Keragaman karakteristik masyarakat Indonesia juga bukan sumber timbulnya konflik atau masalah. Sebaliknya, keragaman karakteristik masyarakat Indonesia merupakan kekayaan khazanah budaya bangsa yang dapat memperkukuh persatuan dan kesatuan Indonesia. Bagaimanakah cara kita menghadapi karakteriksikmasyarakat Indonesia? Kita sebagai warga negara Indonesia hendaknya saling menghormati perbedaan karakteristik antarmasyarakat. Banyak manfaat atas keragaman karakteristik masyarakat manfaat yang dimaksud sebagai berikut. 1. Dapat belajar saling menghargai karakter setiap individu. 2. Belajar bersosialisasi. 3. Belajar toleransi. 4. Saling melengkapi sesama individu. 5. Hidup rukun dalam masyarakat.
Nelayan dan Ikan Mas Dalam sebuah kisah diceritakan ada sepasang suami istri yang sudah tua dan hidup sederhana, sebut saja kakek dan nenek. Mereka tinggal di gubuk reot di tepi pantai. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, kakek bekerja sebagai nelayan. Nenek di rumah mengerjakan pekerjaan rumah. Seperti hari-hari biasa, pagi itu kakek pergi ke laut mencari ikan. Kakek mencari ikan menggunakan jala. Hampir seharian kakek menjala, tetapi kakek belum juga mendapat ikan. Hingga akhirnya, jala kakek bergerak kencang. Kakek segera mengangkat jalanya. Ternyata kakek mendapat seekor ikan mas kecil. Alangkah terkejutnya kakek saat memegang ikan mas terdengar suara layaknya manusia. Suara itu berasal dari mulut ikan mas. Ternyata ikan mas hasil tangkapan kakek bisa berbicara. Ikan mas minta tolong kepada kakek untuk dilepas kembali ke laut. Sebagai imbalannya, ikan mas akan memenuhi segala permintaan kakek. Akibat rasa kaget, tanpa berpikir panjang kakek langsung melepas ikan mas kembali ke laut tanpa mengajukan permintaan apa pun. Kakek pulang dengan tangan hampa karena seharian kakek tidak mendapatkan ikan. Tak pelak nenek yang sudah menunggu lama di rumah marah. Nenek bingung karena tidak ada yang bisa dimakan hari itu. Untuk menenangkan hati istrinya, kakek menceritakan pertemuannya dengan ikan mas ajaib yang bisa berbicara layaknya manusia dan berjanji mau memenuhi segala permintaannya. Mendengar cerita kakek, nenek tambah marah karena kakek tidak meminta apa pun dari ikan mas. Padahal hidup mereka serba kekurangan, bak cucian lapuk, dan hanya tinggal di gubuk reot. Nenek menyuruh kakek kembali ke laut dan mengajukan permintaan kepada ikan mas. Nenek menginginkan bak cucian yang baru. Akhirnya, kakek kembali ke laut dan meminta bak cucian baru kepada ikan mas. Sungguh ajaib, dalam waktu sekejap sudah ada bak cuci baru di depan rumah. Keajaiban itu, ternyata tidak membuat nenek bersyukur. Sebaliknya, nenek semakin serakah. Nenek menyuruh kakek kembali ke laut untuk mengubah gubuk reotnya menjadi rumah baru tanpa ada kayu pun menuruti keinginan nenek. Kembalilah kakek ke laut menemui ikan mas dan menyampaikan keinginan istrinya. Lagi- lagi terjadi keajaiban, sepulang dari laut rumah kakek sudah berubah menjadi rumah baru tanpa ada kayu lapuknya. Sang nenek masih saja tidak puas dengan rumah permintaan yang nenek inginkan. Mulai dari istana, menjadi penguasa provinsi atau gubernur, dan menjadi ratu. Semua sudah kakek sampaikan kepada ikan mas dan terkabulkan. Dasar manusia serakah, ingin yang lebih dan lebih. Akhirnya, nenek menyuruh kakek minta kepada ikan mas agar nenek menjadi dewi laut dan ikan mas menjadi pelayannya. Mendengar permintaan tersebut, ikan mas tidak menjawab apa pun dan langsung kembali berenang ke laut. Ketika kakek pulang ke rumahnya, tidak dilihat lagi istana dan pelayan-pelayan istrinya. Hanya gubuk reot dengan beberapa kayu lapuknya yang kakek lihat. Sementara nenek tampak duduk melamun memandangi bak cucian yang lapuk seperti sedia kala. Penyesalan atas keserakahan nenek pun tiada guna. Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut! 1. Mengapa cerita Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi? 2. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’? 3. Bagaimanakah sifat dari tokoh-tokoh dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’? 4. Hikmah apa yang bisa kamu petik dari cerita Nelayan dan Ikan Mas’? 5. Sikap apakah yang harus kita hindari agar kita bisa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa? Berdasarkan cerita Nelayan dan Ikan Mas’, kamu dapat memahami adanya tokoh dan peran tokoh. Dalam cerita fiksi, tokoh memegang peranan penting. Tokoh akan membuat suatu cerita lebih hidup dan menarik seolah-olah terjadi di alam nyata. Tokoh adalah orang yang menggambarkan suatu peristiwa dalam sebuah cerita yang diperankan. Para tokoh dalam cerita memiliki peranan masing- masing yang berbeda satu tokoh dengan tokoh lainnya. Mari kita mengingat kembali mengenai tokoh dalam cerita fiksi. Pada dasarnya, tokoh dibedakan menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan pembantu.
- Mengapa cerita Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi? Pertanyaan tersebut di atas merupakan materi Tema 8 Kelas 4 SD/MI, Pembelajaran 3 Subtema 3, halaman 143 sampai 144. Subtema 2 berjudul Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku, bagian dari Tema 8 Daerah Tempat Tinggalku, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2017. Berikut kunci jawaban Tema 8 Kelas 4 halaman 143 - 144 1. Mengapa cerita Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi? Jawaban Cerita berjudul Nelayan dan Ikan Mas merupakan cerita fiksi, yaitu cerita rakyat. Alasannya, karena merupakan cerita rekaan yang dibuat oleh pengarang berdasarkan imajinasinya. Nelayan dan Ikan Mas Dalam sebuah kisah diceritakan ada sepasang suami istri yang sudah tua dan hidup sederhana, sebut saja kakek dan nenek. Mereka tinggal di gubuk reot di tepi pantai. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, kakek bekerja sebagai nelayan. Nenek di rumah mengerjakan pekerjaan rumah. Seperti hari-hari biasa, pagi itu kakek pergi ke laut mencari ikan. Kakek mencari ikan menggunakan jala. Hampir seharian kakek menjala, tetapi kakek belum juga mendapat ikan. Hingga akhirnya, jala kakek bergerak kencang. Kakek segera mengangkat jalanya. Ternyata kakek mendapat seekor ikan mas kecil. Alangkah terkejutnya kakek saat memegang ikan mas terdengar suara layaknya manusia. Suara itu berasal dari mulut ikan mas. Ternyata ikan mas hasil tangkapan kakek bisa berbicara. Ikan mas minta tolong kepada kakek untuk dilepas kembali ke laut. Sebagai imbalannya, ikan mas akan memenuhi segala permintaan kakek. Akibat rasa kaget, tanpa berpikir panjang kakek langsung melepas ikan mas kembali ke laut tanpa mengajukan permintaan apa pun. Kakek pulang dengan tangan hampa karena seharian kakek tidak mendapatkan ikan. Tak pelak nenek yang sudah menunggu lama di rumah marah. Nenek bingung karena tidak ada yang bisa dimakan hari itu. Untuk menenangkan hati istrinya, kakek menceritakan pertemuannya dengan ikan mas ajaib yang bisa berbicara layaknya manusia dan berjanji mau memenuhi segala permintaannya. Mendengar cerita kakek, nenek tambah marah karena kakek tidak meminta apa pun dari ikan mas. Padahal hidup mereka serba kekurangan, bak cucian lapuk, dan tinggal di gubuk reot.
Simak pembahasan soal dan kunci jawaban tema 8 kelas 4 SD halaman 143, 144, 145, 146 dan 147 Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 3. Selasa, 1 Februari 2022 1932 WIB Buku TematikSimak Pembahasan Soal dan Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 143, 144, 145, 146 dan 147 Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 3. - Simak pembahasan soal dan kunci jawaban tema 8 kelas 4 SD halaman 143, 144, 145, 146 dan 147 Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 3. Jawaban pada artikel ini dapat digunakan orang tua sebagai pedoman untuk mengawasi anak belajar di rumah. Para siswa diharap dapat menjawab dengan jawabannya sendiri terlebih dahulu. Kemudian gunakan jawaban pada artikel ini untuk mengoreksi. Baca juga Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 137 Cerita Fiksi Aladin dan Lampu Ajaib, Tokoh dan Sifatnya Baca juga Kunci Jawaban Buku Tema 8 Kelas 4 Halaman 135 Bagaimana Ciri-Ciri Benda Berbentuk Tiga Dimensi Berikut Kunci Jawaban Buku Tema 8 Kelas 4 Halaman 143, 144, 145, 146 dan 147 Berdasarkan cerita "Nelayan dan Ikan Mas", jawablah pertanyaan berikut! 1. Mengapa cerita Nelayan dan Ikan Mas’ disebut sebagai cerita fiksi? Jawaban Karena cerita Nelayan dan Ikan Mas bukanlah cerita yang nyata atau hanya berdasar dari imajinasi pengarang. 2. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Nelayan dan Ikan Mas’? Jawaban - Si Kakek nelayan - Si Nenek - Ikan Emas Ajaib
Cerpen rakyat singkat yang satu ini belum diketahui asal muasal daerahnya. Namun ketika kecil kakak pernah di ceritakan dongeng ini. Ceritanya singkat namun sangat menarik untuk di ketahui. Cerpen Rakyat Singkat Nelayan Ingkar Janji Udara pagi ini sangat segar. Terlihat seorang nelayan hendak mencari ikan di laut. Ia membawa kapalnya ke tengah laut. Saat sudah menemukan tempat yang tepat, ia membentangkan jaringnya. Hap! Nelayan melemparkan jaringnya ke laut. Setelah beberapa lama menunggu, nelayan menarik jaringnya. Olala, ada seekor ikan aneh yang dapat berbicara di jaringnya. “Nelayan, tolong, lepaskan aku. Jika kau melepaskan aku, aku berjanji akan membuatmu kaya. Hidupmu akan makmur,” pinta ikan aneh itu. Mendengar tawaran yang dikatakan oleh ikan aneh, nelayan pun melepaskan ikan itu ke laut Namun, sebelum ikan itu pergi, ia meminta nelayan berjanji. “Berjanjilah padaku, nelayan. Kau tak akan membocorkan semua ini. Jika kau sampai membocorkannya, semua kekayaanmu akan lenyap,” pesan ikan aneh itu. “Baiklah, berjanji,” balas nelayan. Hari beranjak siang, nelayan pun pulang ke rumah. Namun, betapa terkejutnya nelayan saat tiba di rumah. Rumahnya yang kecil sudah berubah menjadi sangat besar. Istri dan anaknya pun menggunakan baju yang sangat indah. “Apa yang terjadi, suamiku? Kau pasti telah melakukan sesuatu, sehingga rumah kita berubah menjadi sangat indah,” tanya istri nelayan, ingin tahu. “Kau harus berjanji, tidak akan menceritakan semua ini kepada siapa pun,” pinta nelayan. Nelayan pun menceritakan semuanya. Istri nelayan mengangguk mengerti. Ia berjanji tidak akan menceritakan kisah itu kepada siapa pun. Seiring berjalannya waktu, para tetangga menaruh curiga. Mereka penasaran, apa yang menyebabkan nelayan tiba-tiba menjadi sangat kaya. Ternyata, istri nelayan sangat suka memamerkan hartanya. Saat memamerkan harta bendanya, ia tak sengaja menceritakan semuanya. Alhasil, semua tetangga mengetahui rahasia kekayaan nelayan. Keajaiban kembali terjadi. Semua kekayaan nelayan sirna seketika. Kini, ia kembali menjadi nelayan yang sangat miskin. Istri nelayan hanya bisa menyesal. Tapi, penyesalan tidak ada gunanya. Ah, seharusnya nelayan menjaga janjinya, agar kekayaannya tetap terjaga. Sekarang, karena mengingkari janji, ia pun kehilangan semuanya. Pesan moral dari Cerpen Rakyat Singkat Nelayan dan Ikan Ajaib adalah jangan suka mengingkari janji. Jika kau suka mengingkari janji, tak akan ada lagi yang mau percaya kepadamu. Category Cerpen Cerpen Kisah Nabi Hud Lengkap dengan Azab bagi Kaum AdCerpen Fabel Pendek untuk Anak Persahabatan Rubah dan BangauDongeng Cerpen Cinderella Singkat Bahasa Indonesia Paling SeruCerpen Anak Sekolahan dengan Pesan Moral untuk DipetikDongeng Cerpen Kehidupan Lelaki yang Baik Hati Navigasi pos
cerita ikan mas dan nelayan